Berita

Ilustrasi Foto/Net

Politik

Starlink Masuk Indonesia

DPR Tekankan Asas Keadilan Tetap Tegak Bagi Provider Lokal

SELASA, 11 JUNI 2024 | 14:33 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Hadirnya penyedia jasa internet Starlink yang masuk ke Indonesia disambut baik oleh banyak kalangan. Namun demikian, prinsip keadilan harus tetap ditegakkan, khususnya bagi provider internet lokal.
 
Hal itu disampaikan Anggota Komisi I DPR RI Rizki Natakusumah dalam Rapat Kerja Komisi I DPR RI dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi, KPI, dan KI Pusat di Ruang Rapat Kerja Komisi I, Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta (10/6).

Rapat Kerja tersebut dengan agenda Realisasi Dan Evaluasi Pelaksanaan APBN TA 2023; Dan Pembahasan RKA dan RKP Kemkominfo Tahun 2025.
 

 
"Kita juga welcome kalau ada investasi yang masuk ke negara kita untuk memberikan akses internet yang cepat dan juga bisa dijangkau harganya oleh masyarakat kita," ujar Rizki dalam keterangannya yang diterima redaksi, Selasa (11/6).
 
Lebih lanjut, politisi Fraksi Partai Demokrat itu juga menyoroti terkait anggaran Kemenkominfo.

Dia mempertanyakan dampak hadirnya Starlink apakah dapat menekan anggaran Kemenkominfo. Pasalnya, anggaran Kemenkominfo diprediksi akan turun hingga 50 persen dari anggaran tahun 2024 yang disebabkan adanya utang besar yang jatuh tempo di 2025.
 
"Contohnya peluncuran Satelit Satria 1 dengan visi dari starlink ini banyak yang overlaps sebenarnya memberikan fast internet kepada masyarakat dengan harga yang terjangkau," jelasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya