Berita

Ketua Komisi IV DPRD Sumsel, Holda/Istimewa

Politik

Pilkada Sumsel 2024

Srikandi Sumsel Legowo Kalau Tak Diusung Demokrat jadi Cagub

SELASA, 11 JUNI 2024 | 06:29 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Sumsel, Holda, mengaku akan patuh terhadap perintah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat terkait pencalonan dirinya sebagai Gubernur Sumsel.

Hingga saat ini, Partai Demokrat belum mengeluarkan rekomendasi soal calon yang akan didukung dalam Pilgub Sumsel 2024.

"Saya akan tegak lurus terhadap putusan partai, apapun nanti perintah partai," kata Holda, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Senin (10/6).


Dia akan legowo apabila nantinya Demokrat tidak menunjuk dirinya sebagai Calon Gubernur. Begitupun jika nantinya Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel, Cik Ujang, yang ditunjuk untuk maju pada kontestasi Pilgub Sumsel.

"Kita patuh, bukan terpaksa tapi wajib. Karena saya ibaratnya dilahirkan dan dibesarkan Partai Demokrat," tegas Bendahara DPD Partai Demokrat Sumsel ini.

Kehadiran Holda sebagai Bacagub Sumsel dinilai sejumlah pengamat memberikan warna baru dalam dinamika Pilgub Sumsel.

Pasalnya, kehadiran sosok Srikandi alias politikus perempuan di Pilgub Sumsel jarang terjadi. Apalagi, Holda memutuskan untuk berpasangan dengan Anggota DPRD Sumsel lainnya, Meli Mustika, yang merupakan politikus PDIP.

Duet Srikandi ini memberikan harapan baru di tengah dominasi laki-laki di Pilkada Sumsel. Tak hanya mendobrak dari sisi gender, keduanya juga mengusung Ekonomi Hijau sebagai visi dalam membangun Sumsel.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya