Berita

Ilustrasi drone militer Israel/Net

Dunia

Drone Israel Ditembak Jatuh Hizbullah

SELASA, 11 JUNI 2024 | 04:47 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebuah pesawat tanpa awak atau drone Israel telah ditembak jatuh Hizbullah di Lebanon.

Di sisi lain, Israel mengkonfirmasi sebuah drone mereka telah jatuh di tengah serangan lintas batas yang hampir terjadi setiap hari dengan kelompok yang didukung Iran tersebut.

Seperti dikutip AFP, Senin (10/6), Hizbullah yang merupakan sekutu dari barisan garis keras Palestina, Hamas, hampir setiap hari terlibat baku tembak dengan pasukan Israel. Terutama dalam 8 bulan sejak perang Gaza dimulai.


Pihak Hizbullah mengatakan, pasukannya telah menembak jatuh sebuah drone Hermes 900 yang dipersenjatai dengan rudal untuk melakukan serangan di wilayah mereka menggunakan senjata pertahanan udara.

Bahkan kelompok tersebut mengklaim telah menembak jatuh beberapa drone Israel sejak bentrokan perbatasan meletus, termasuk beberapa yang mereka identifikasi sebagai Hermes 450s atau Hermes 900s.

Sementara itu militer Israel mengkonfirmasi bahwa sebuah drone telah ditembak jatuh, dengan mengatakan,"Sebuah rudal permukaan-ke-udara diluncurkan ke arah UAV IAF (Angkatan Udara Israel) yang beroperasi di wilayah udara Lebanon."

"Drone itu rusak dan jatuh di wilayah Lebanon," tambah pernyataan militer Israel.

Bentrokan lintas batas yang mematikan telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Akibatnya banyak kebakaran hutan di kedua sisi perbatasan Israel-Lebanon dan meningkatkan kekhawatiran konflik makin meluas.

Kekerasan lintas batas selama lebih dari 8 bulan, dimulai pada 8 Oktober, telah menewaskan 459 orang di Lebanon. Sebagian besar adalah pejuang, termasuk 88 warga sipil, menurut penghitungan AFP.

Sementara berdasarkan data tentara, di sisi perbatasan Israel setidaknya 15 tentara dan 11 warga sipil tewas.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya