Berita

Anggota Komisi I DPR RI fraksi Golkar Nurul Arifin/Ist

Politik

Starlink Berpotensi Rugikan Industri Telekomunikasi Nasional

SENIN, 10 JUNI 2024 | 13:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi I DPR RI mempertanyakan sikap pemerintah terkait keberadaan perusahaan provider internet milik Elon Musk, Starlink, yang membuka usahanya di Indonesia.

Pasalnya, Starlink di Indonesia layanan internetnya berbasis orbit rendah.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi I DPR RI fraksi Golkar Nurul Arifin dalam Rapat Kerja bersama Menkominfo Budi Arie Setiadi, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (10/6).


“Hal ini memunculkan pro dan kontra, nah sikap Kominfo sebetulnya gimana? yang kontranya sudah dipelajari belum? yang pronya bagaimana?” kata Nurul.

Menurut politikus Golkar ini, keberadaan Starlink di Indonesia berpotensi merugikan industri telekomunikasi nasional.

Oleh karenanya, Nurul pun mempertanyakan kenapa Starlink tidak dioperasikan di wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T).

“Kenapa harus di pusat? Apakah memang ada permintaan atau kompensasi yang diminta oleh pihak Starlink?” tegas Nurul.

“Kalau kami berharap jangan membunuh industri telekomunikasi dalam negeri, khususnya Telkom itu sendiri gitu,” demikian Nurul.



Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya