Berita

Peluncuran maskot Uncal untuk Pilkada 2024 Kota Bogor/RMOLJabar

Politik

Maskot Pilkada Diluncurkan, Tetap Kedepankan Ajaran Prabu Siliwangi

SENIN, 10 JUNI 2024 | 07:19 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor meluncurkan maskot untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bogor 2024, berupa sepasang Uncal (Kijang).

Ketua KPU setempat, M Habibi Zaenal Arifin, menjelaskan, Uncal merupakan ciri khas Kota Bogor. Pihaknya ingin mengangkat itu, agar sesuai tagline Jawa Barat, bahwa Prabu Siliwangi itu mengajarkan saling asah, asih dan asuh.

"Maka kita ambil Kijang (Uncal) ini sebagai maskot Pilkada Kota Bogor 2024 ini," kata Habibi, seusai peluncuran di Gedung Poetri Ballroom SKI, dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Senin (10/6).


Uncal yang diluncurkan ada sepasang, diberi nama Kang Daru dan Teh Dara. Kang Daru singkatan dari Pilkada Seru, sedangkan Teh Dara singkatan dari Pilkada Gembira.

"Kami ingin Pilkada 2024 ini ajang demokrasi yang seru dan disambut riang gembira, tak perlu ada gesekan yang panas, sehingga siapapun yang terpilih menjadi walikota dan wakil walikota, masyarakatnya tetap riang gembira," jelasnya.

Maskot itu selanjutnya akan disosialisasikan secara terbuka kepada masyarakat dengan berkeliling Kota Bogor.

Selain maskot, KPU Kota Bogor meluncurkan jingle Pilkada, sekaligus memperkenalkan jingle Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2024.

Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari, yang hadir pada acara itu, berharap Pilkada Kota Bogor dan Pilgub Jabar berjalan baik, lancar, kondusif dan damai.

"Hangat-hangat sedikit itu biasa, namanya demokrasi langsung. Tapi jangan sampai terlalu panas. Forkopimda titip agar Pilkada berlangsung riang gembira, dan ajaran Prabu Siliwangi yang silih asah, asih dan asuh, tetap kita jaga," tandasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya