Berita

Kapolda Kalsel, Irjen Winarto, beserta Ketua Bhayangkari Kalsel, Lynda Winarto, menerima anugerah Kak Seto Award 2024 dari Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi/Net

Presisi

Taman Ramah Anak Antarkan Kapolda Kalsel Raih Kak Seto Award

SENIN, 10 JUNI 2024 | 05:05 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tak sia-sia langkah Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Winarto beserta Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Lynda Winarto, Taman Ramah Anak di kawasan Taman Mathilda Komplek Asrama Polisi Bina Brata Banjarmasin. Mereka kini mendapat anugerah Kak Seto Award 2024 berkat inovasi pembangunan Taman Ramah Anak tersebut.

"Penghargaan diserahkan langsung oleh Kak Seto di Homeschooling Kak Seto, Tangerang Selatan, Banten," kata Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Adam Erwindi, melalui keterangannya, Minggu (9/6).

Penghargaan diberikan Kak Seto karena menilai Taman Ramah Anak yang digagas Kapolda beserta istri sebagai percontohan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan menyenangkan bagi anak-anak.


Adam menuturkan, penghargaan bergengsi itu menjadi sebuah dorongan bagi Polda Kalsel di bawah kepemimpinan Kapolda Irjen Winarto untuk terus memperjuangkan hak anak-anak dan membangun lingkungan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa.

Adam menjelaskan Taman Ramah Anak di Aspol Bina Brata bukan hanya sekadar ruang bermain, tetapi merupakan tempat anak-anak dapat tumbuh, belajar, dan berkembang secara optimal.

Keberadaannya pun menjadi bukti komitmen Polda Kalsel untuk terus meningkatkan kualitas dan aksesibilitas taman serta mengembangkan program-program pendidikan dan kegiatan yang bermanfaat bagi anak-anak.

"Kapolda berpesan penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus berkontribusi dalam menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi generasi penerus," pungkas Adam.

Pemberian anugerah Kak Seto Award telah dilakukan sejak 2011, kepada pihak yang dinilai berperan melindungi anak dan pemenuhan hak anak di Indonesia.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya