Berita

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Daniel Somanonasa Marunduri/RMOLJatim

Presisi

Polwan Bakar Suami yang Juga Polisi di Mojokerto

MINGGU, 09 JUNI 2024 | 08:31 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Seorang anggota polisi dari Polres Mojokerto, Jawa Timur, Briptu RDW (29), dibakar hidup-hidup oleh sang istri yang juga anggota polisi, Briptu FN (28), hingga mengalami luka bakar 90 persen. Kini dirawat di RSUD setempat.
 
Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Daniel Somanonasa Marunduri, dalam keterangannya menyebutkan, dugaan sementara dipicu masalah gaji ke-13.

Dia juga mengatakan, Briptu RDW berdinas di Polres Jombang, sedang Briptu FN anggota Polres Mojokerto Kota.


"Tunggu, sabar, kami masih fokus mencari akar masalah dari konflik rumah tangga ini, mudah-mudahan  bisa segera kita atasi," katanya, seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim, Minggu (9/6).

Diperoleh keterangan, peristiwa terjadi di asrama polisi Polres Mojokerto Kota. Akibat kejadian itu, RDW mendapat perawatan medis di ruang ICU RS dr Wahidin Sudiro Husodo. Asrama Polres Mojokerto pun ditutup total, dan tamu dilarang masuk.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, peristiwa dipicu saat Briptu FN mengecek ATM milik suaminya, Briptu RDW, dan didapati gaji ke-13 yang seharusnya Rp2.800.000, hanya tersisa Rp800.000.

Terduga pelaku langsung menghubungi korban untuk mengklarifikasi, dan meminta korban segera pulang.

Setibanya di rumah, korban diminta ganti kaos lengan pendek dan celana pendek, setelah itu terjadi cekcok. Bahkan, tangan kiri korban sempat diborgol dan dikaitkan di tangga yang ada di garasi.

Dalam kondisi duduk di bawah, tubuh korban disiram bensin yang sudah disiapkan terduga pelaku, lalu menyulutkan api ke tisu yang dipegangnya.

Beberapa saksi yang melihat kejadian itu langsung menyelamatkan Briptu RDW dengan memadamkan kobaran api di sekujur tubuh, dan langsung melarikannya ke rumah sakit.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya