Berita

Gala Dinner Indonesian Youth Diplomacy (IYD)/Ist

Politik

IYD Ajak Kolaborasi Pemerintah-Swasta Memajukan Pemuda di Tingkat Global

SABTU, 08 JUNI 2024 | 17:32 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Indonesian Youth Diplomacy (IYD) mendorong kolaborasi pemuda dengan pemerintah, swasta, dan institusi diplomasi berbagai negara untuk mempersiapkan kepemimpinan pemuda Indonesia di tingkat global di masa depan.

Pesan itu mengemuka dalam acara Gala Dinner IYD yang mengangkat tema "Indonesia Emas 2045 di Mata Pemuda" yang digelar di Royal Glass House, Park Hyatt, Jakarta.

Acara yang dibuka oleh Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid tersebut bertujuan menyatukan berbagai pemangku kepentingan untuk mempersiapkan pemuda Indonesia untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.


"Pemuda Indonesia harus berperan bukan hanya dalam memajukan kepentingan bangsa saja, tapi menjaga kedamaian dunia," kata Meutya dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/6).

Ditambahkan mantan Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani yang turut memberikan sambutan, dia menekankan pentingnya mengejar ketimpangan akses pendidikan agar SDM Indonesia di usia produktif dapat memanfaatkan momentum bonus demografi dengan optimal.

"Saat ini, masih ada tantangan mengejar kualitas SDM dan tingkat pendidikan dari tenaga kerja kita yang juga harus beradaptasi dengan transformasi digital dan perubahan zaman," tuturnya.

Sementara Ketua IYD Michael Victor Sianipar berharap terselenggaranya acara tersebut dapat meningkatkan optimisme pemuda dan memperkuat jejaring lintas sektor untuk mempersiapkan pemimpin dunia berikutnya dari seluruh daerah di Indonesia.

Acara ini dihadiri oleh Duta Besar Jepang Masaki Yasushi, Duta Besar Singapura Kwok Fook Seng, Duta Besar Australia Penny Williams, hingga Duta Besar Jerman Ina Lepel.

Turut hadir juga tokoh-tokoh muda seperti Rahayu Saraswati, Puteri Komaruddin, Bima Arya, dan pejabat pemerintah lainnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya