Berita

Ketua Umum Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO)/RMOL

Politik

PILKADA 2024

Ketum Hanura Tidak Kaget Khofifat-Emil Jadi Rebutan Parpol

SABTU, 08 JUNI 2024 | 08:35 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) merespons baik duet Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak yang kini banyak menjadi magnet bagi partai politik lain di Pilkada Jatim 2024.

Ketua Umum Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) mengklaim, kemunculan duet Khofifah-Emil tidak lepas dari racikan partainya.

"Kami kan dulu yang pertama mendukung mereka. Waktu dia jadi pertama itu, yang mendukung itu Hanura, terus terang saja kami," kata OSO usai membuka Rapimnas II Partai Hanura di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Jumat malam (7/6).


Hanura sudah melihat potensi keduanya sejak lama. Maka dari itu, Hanura tidak kaget jika pasangan ini kini banyak mendapat dukungan dari berbagai parpol.

"Jadi, ya kami enggak kaget itu. Apa yang pernah kami dukung itu memang menjadi rebutan lagi orang sekarang," kata OSO.

Meski sudah mendukung sejak lama, OSO tidak mau berkomentar lebih jauh soal sinyal dukungan Hanura ke Khofifah-Emil dalam Pilkada nanti. Ketum Hanura menyerahkan kewenangan tersebut kepada pengurus daerah.

"Belum tahu (dukung), belum tahu. Belum dibicarakan, karena saya harus bicara dengan Ketua DPD Jatim lagi," tutup OSO.

Pasangan Khofifah-Emil gencar melakukan safari politik sebelum Pilkada 2024 ke sejumlah partai politik. Terbaru, mereka  menerima rekomendasi dari Partai Gerindra, Khofifah-Emil juga telah mengantongi lima SK Rekomendasi Partai Demokrat, Partai Golkar, PAN, dan PSI, lalu menerima surat dukungan dari Partai Perindo, serta surat usulan rekomendasi dari DPW PPP Jatim.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya