Berita

Presiden terpilih Prabowo Subianto saat meninjau proses pembangunan IKN beberapa waktu lalu/Istimewa

Politik

Prabowo Disarankan Redesain Proyek IKN

KAMIS, 06 JUNI 2024 | 15:59 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, diyakini akan memberi beban berat kepada Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Karena itulah Direktur Lembaga Riset Lanskap Politik Indonesia, Andi Yusran, menyarankan Prabowo melakukan redesain pembangunan IKN.

"IKN sejatinya tidak perlu dibangun dengan desain sebagaimana saat ini yang membutuhkan biaya sangat tinggi di balik kondisi ekonomi, ketimpangan sosial dan utang yang telah menggunung itu," kata Andi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (6/6).


Analis politik dari Universitas Nasional itu lantas mempertanyakan alasan pemerintah membangun IKN yang dipaksa menjadi kawasan industri dan investasi.

"Karena Prabowo memiliki agenda pembangunan strategis maka idealnya jika melakukan redesain dengan menjadikan IKN klaster ibu kota negara, dan bukannya kawasan investasi atau industri," tegasnya.

Di sisi lain, pengunduran diri Kepala dan Wakil Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe, menurut Andi Yusran, menunjukkan ada permasalahan serius di megaproyek tersebut.

"Kebijakan pemindahan ibu kota sangat dipaksakan dengan tanpa memperhitungkan banyak faktor, serta sangat minim melibatkan publik," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya