Berita

Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares/Net

Dunia

Spanyol Bakal Ikutan Tuntut Genosida Israel ke ICJ

KAMIS, 06 JUNI 2024 | 15:49 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah memberikan pengakuan terhadap negara Palestina, kini Spanyol kembali mengambil langkah besar yakni bergabung bersama Afrika Selatan untuk menuntut Israel di Mahkamah Internasional (ICJ).

"Spanyol akan bergabung dalam kasus Afrika Selatan di hadapan Mahkamah Internasional yang menuduh Israel melakukan genosida," kata Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat Reuters pada Kamis (6/6).

Spanyol adalah negara Eropa kedua setelah Irlandia yang bergabung dalam kasus ini, dan negara-negara lain termasuk Chile dan Meksiko juga ikut bergabung.


Pada bulan Desember tahun lalu, Afrika Selatan mengajukan tuntutan terhadap Israel atas perang di Gaza, menyatakan bahwa Israel melanggar kewajibannya berdasarkan Konvensi Genosida.

Bulan lalu, pengadilan memerintahkan Israel untuk mencegah tindakan genosida terhadap warga Palestina dan berbuat lebih banyak untuk membantu warga sipil, meskipun pengadilan tersebut tidak memerintahkan gencatan senjata seperti yang diminta oleh Afrika Selatan.

Menanggapi permintaan darurat yang diajukan oleh Afrika Selatan, ICJ juga memerintahkan Israel untuk segera menghentikan serangan militernya, dan tindakan lain apa pun di wilayah Rafah, yang mungkin berdampak buruk pada kondisi kehidupan kelompok Palestina di Gaza.

Dalam beberapa pekan terakhir, Israel menghadapi peningkatan kecaman internasional setelah melancarkan operasi militer di kota Rafah, di mana mayoritas pengungsi dari pusat dan utara Jalur Gaza melarikan diri untuk berlindung di wilayah itu.

Terlepas dari kritik tersebut, Israel telah menegaskan bahwa Rafah adalah benteng besar terakhir Hamas yang tersisa di Jalur Gaza, dan mengatakan bahwa banyak sandera yang masih ditahan di sana.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09

Jadwal Babak Perempat Final hingga Final Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:51

RI Bisa Belajar dari Vietnam untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:41

Prabowo Berpeluang Akhiri Konflik Rempang dengan Standar Tata Kelola Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:34

Video Parodi Kopdes Jauh dari Pemukiman Viral, Menkop Janji Evaluasi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:32

Roy Suryo Pede Menangkan Praperadilan soal Pasal ITE

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:10

ASN Pemkot Bandung Terlibat Judol Bisa Dipecat

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:50

Ledakan Guncang Damaskus di Tengah Kunjungan Bersejarah Presiden Macron

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:28

Puan Siap Tindak Lanjuti Diplomasi "Sungai Gangga dan Sungai Mahakam"

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05

Prediksi Argentina Kontra Mesir Malam Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51

Selengkapnya