Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Realisasi Subsidi Listrik per April 2024 Capai Rp23,45 T

KAMIS, 06 JUNI 2024 | 13:17 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Realisasi subsidi listrik per April 2024 tercatat mencapai Rp23,45 triliun.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan nilai tersebut mencapai 32 persen dari total kebutuhan subsidi listrik APBN 2024 sebesar Rp73,24 triliun.

"Realisasi subsidi listrik sampai dengan April 2024 sebesar Rp23,45 triliun, atau sekitar 32 persen dari total kebutuhan subsidi listrik APBN TA 2024 sebesar Rp73,24 triliun," kata Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman Parada Hutajulu,  dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI, dikutip Kamis (6/6).


Dikatakan Jisman, Biaya Pokok Produksi (BPP) tenaga listrik yang dikeluarkan PLN cenderung naik setiap tahunnya, yang disebabkan oleh kenaikan asumsi makro, kenaikan biaya bahan bakar, dan pembelian tenaga listrik swasta alias IPP.

"Subsidi listrik dihitung berdasarkan selisih tarif tenaga listrik rata-rata dengan BPP ditambah margin dikalikan volume penjualan," jelasnya.

Adapun subsidi listrik pada 2025 mendatang nantinya akan difokuskan lebih besar kepada golongan yang berhak dan rumah tangga miskin dan rentan, agar subsidi tepat sasaran.

Menurut keterangan Jisman, penerima subsidi listrik terbesar tahun depan adalah golongan rumah tangga dengan daya 450 VA sekitar 45 persen-46 persen atau Rp38,18 triliun-Rp40,16 triliun.

Lalu, disusul golongan rumah tangga dengan daya 900 VA sekitar 19 persen atau Rp15 triliun-16,8 triliun, dan selebihnya diberikan untuk golongan sosial, industri, dan bisnis.

Hal tersebut, kata Jisman merupakan upaya transisi energi yang lebih efisien dan adil dengan mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, fiskal dan lingkungan.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya