Berita

Tentara Lebanon yang berjaga di depan Kedutaan Besar AS di Beirut pada Rabu, 5 Juni 2024/Net

Dunia

Kedubes AS di Lebanon Diserang, Pelaku Diduga Anggota ISIS

RABU, 05 JUNI 2024 | 20:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Terjadi baku tembak selama setengah jam di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Beirut, Lebanon pada Rabu (5/7).

Seorang warga yang bekerja di pom bensin dekat lokasi tembakan bernama Joe Abdo mengaku mendengar 15 hingga 20 tembakan.

"Kami berlari ke sini untuk melihat apa yang terjadi dan tiba-tiba, tentara mencegah kami mendekat,” ujarnya, seperti dimuat Associated Press.


Seorang pejabat keamanan Lebanon dan dua pejabat kehakiman yang mengetahui kasus tersebut mengatakan bahwa pelakunya tunggal dan identitasnya masih belum diketahui.

Tetapi pria itu diduga berasal dari Kota Majdal Anjar di perbatasan timur Lebanon dekat Suriah.

"Militer menggerebek Majdal Anjar dan Suweiri di dekatnya. Namun tidak menemukan pria bersenjata lain atau bukti kemungkinan adanya sel ekstremis," ungkap pejabat anonim tersebut.

Belum ada motif yang jelas mengenai serangan itu. Media Lebanon mempublikasikan foto-foto yang menunjukkan pelaku berlumuran darah mengenakan rompi hitam dengan tulisan “ISIS” dalam bahasa Arab dan inisial bahasa Inggris “I” dan “S".

Pelaku berhasil diamankan setelah ditembak di bagian perut dan kaki. Saat ini dia dibawa ke rumah sakit militer di Beirut.

Seorang juru bicara Kedutaan Besar AS mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa seorang penjaga keamanan kedutaan terluka dalam serangan itu.

“Sehubungan dengan privasinya, kami tidak bisa mengatakan lebih banyak, tapi kami berharap dia pulih sepenuhnya,” kata juru bicara tersebut.

Militer Lebanon mengatakan pihaknya mengerahkan pasukan di sekitar kedutaan dan sekitarnya.

Pada tahun 1983, serangan bom mematikan di Kedutaan Besar AS di Beirut menewaskan 63 orang. Para pejabat AS menyalahkan serangan itu pada kelompok militan Lebanon, Hizbullah.

Setelah serangan itu, kedutaan dipindahkan dari pusat kota Beirut ke pinggiran kota Kristen Aukar, di utara ibu kota.

Serangan bom lainnya terjadi di lokasi baru pada 20 September 1984.

Pada bulan September 2023, pasukan keamanan Lebanon menahan seorang pria Lebanon yang melepaskan tembakan ke arah Kedutaan Besar AS. Tidak ada korban jiwa dalam serangan itu.

Pada bulan Oktober 2023, ratusan pengunjuk rasa bentrok dengan pasukan keamanan Lebanon dalam demonstrasi di dekat Kedutaan Besar AS untuk mendukung rakyat Gaza dan kelompok militan Hamas dalam perangnya dengan Israel.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya