Berita

Direktur Eksekutif ICRC, Hadi Suprapto Rusli/Ist

Politik

PILKADA JAMBI 2024

Survei ICRC: Gubernur Petahana Berpotensi Dikalahkan

RABU, 05 JUNI 2024 | 10:08 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Peta politik jelang Pilgub Jambi mulai menghangat dengan kemunculan sejumlah nama potensial.

Bahkan terbaru, Lembaga Survei Ide Cipta Research and Consulting (ICRC) merilis hasil risetnya terkait peta kekuatan para kandidat yang berpotensi maju di Pilkada Jambi 2024.

"Dalam pertanyaan terbuka atau spontan, pilihan Cagub adalah Al Haris (21,9 persen); Romi Hariyanto (12,0 persen); Cek Endra (11,4 persen); Mashuri (5,5 persen); Syarif Fasha (2,9 persen). Sementara sisanya menjawab tidak tahu," kata Direktur Eksekutif ICRC, Hadi Suprapto Rusli, Rabu (5/6).


Berstatus sebagai petahana, tingkat keterpilihan Al Haris ini tergolong rendah. Apalagi jika merujuk tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Al Haris selama menjadi gubernur, di mana yang menilai puas ada 62,4 persen; tidak puas 28,1 persen; dan tidak tahu/tidak jawab 9,5 persen.

"Selama menjabat Al Haris memiliki tingkat kepuasan kinerja 62,4 persen. Ini di bawah angka ideal 75 persen," sambung Hadi.

Sementara dalam pertanyaan tertutup terkait sosok gubernur yang dipilih, hasilnya responden yang memilih Al Haris ada 36,8 persen dan memilih Romi 27,6 persen. Sisanya sebanyak 35,6 persen tidak tahu atau tidak menjawab.

"Responden yang menjawab tidak tahu sangat tinggi, sehingga Romi berpotensi menyalip keunggulan Al Haris karena Pilkada Gubernur Jambi masih sangat dinamis mengingat pelaksanaan Pilkada November 2024," ujar Hadi.

ICRC adalah Lembaga Survei Nasional yang terdaftar di asosiasi perkumpulan resmi PERSEPSI dan terdaftar di KPU RI.

Adapun survei ini dilaksanakan di wilayah Provinsi Jambi, meliputi 11 Kabupaten/Kota pada 1 sampai 7 Mei 2024 dengan jumlah responden 800 orang berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah.

Metode yang digunakan dalam penarikan sampel adalah multistage random sampling. Margin of error sebesar kurang lebih 3,46 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya