Berita

Kepala Staf Presiden, Moeldoko, saat menemui Konsorsium Gerbangtara, di kantorya/Ist

Nusantara

KSP Moeldoko Dukung Ide Gerbangtara untuk IKN

RABU, 05 JUNI 2024 | 09:22 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Konsorsium Gerakan Bangun Nusantara (Gerbangtara) yang berisi kalangan lintas generasi siap menyumbangkan ide dan gagasan terkait pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

“Gerbangtara merupakan gerakan partisipasi, representasi dan kolaborasi warga negara ikut membangun IKN,” kata Kepala Staf Presiden, Moeldoko, dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu (5/6).

Dia berharap Gerbangtara menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun IKN.


“Saya harap bukan hanya berhenti di workshop capacity building, tapi juga membentuk citizen committee inklusif, yang bisa jadi mitra strategis pembangunan IKN,” katanya.

Moeldoko mengaku ada hal menarik pada Konsorsium Gerbangtara, yang melibatkan berbagai disiplin anak-anak bangsa.

“Pelibatan lintas sektor (disiplin) penting dilakukan, untuk menumbuhkan keterlibatan, kecintaan, dan kebangaan ikut membangun IKN, terutama yang melibatkan local champion atau local strongmen di kota-kota mitra IKN,” katanya.

Apalagi IKN akan jadi salah satu bagian mewujudkan program Indonesia Emas 2045.

“Pembangunan IKN tidak hanya sebulan atau dua bulan, tapi perlu waktu panjang. Untuk itu perlu digaungkan semangat pembangunannya dengan melibatkan semua pihak,” katanya.

Gerbangtara membangun konsorsium pentahelix membangun SDM masyarakat IKN. Ada kolaborasi antar lima unsur subjek, akademisi, pebisnis, komunitas, pemerintah, dan media.

Aie Natasha, koordinator Konsorsium Gerbangtara, menyampaikan terima kasih kepada Moeldoko.

“Terima kasih Gerbangtara mendapat dukungan dari Pak Moeldoko. Sebagai generasi muda yang lahir dan tumbuh di Kaltim, kami berharap gerakan ini mampu menjadi momentum gotong royong bangsa bersama-sama untuk Indonesia Raya,” kata Aie.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya