Berita

Ketua DPD Partai Nasdem Kota Cimahi, Enang Sahri Lukmansyah/RMOLJabar

Politik

Pilkada Cimahi 2024

Nasdem Yakin Elektabilitas Dikdik Akan Melesat Usai Lepas Status ASN

MINGGU, 02 JUNI 2024 | 05:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Koalisi partai politik yang dinakhodai oleh Partai Nasdem Kota Cimahi telah sepakat untuk meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan, agar mundur dari jabatannya sebagai aparatur sipil negara (ASN) dan Sekda Kota Cimahi.

Langkah ini dianggap perlu untuk meningkatkan elektabilitas Dikdik dalam persiapannya sebagai Bakal Calon Walikota (Bacawalkot) Cimahi pada Pilkada 2024.

Ketua DPD Partai Nasdem Kota Cimahi, Enang Sahri Lukmansyah, menegaskan bahwa sebagai ASN, Dikdik harus segera melepaskan jabatannya.


"Tapi memang harus cari momen yang baiklah, kapan yang terbaik untuk dia (Dikdik) harus mundur," kata Enang saat ditemui Kantor Berita RMOLJabar di Kantor DPW Partai NasDem, Kota Bandung, Sabtu (1/6).

Enang mengungkapkan, berdasarkan beberapa masukan dan saran, Dikdik harus sudah mundur pada Juni 2024 ini, baik di pertengahan maupun akhir bulan.

"Biar pergerakannya makin masif lagi. Kalau sekarang seolah sedang umpet-umpetan sehingga popularitas kurang optimal," terangnya.

Menurut Enang, jika Dikdik mundur dari ASN, popularitasnya di Kota Cimahi akan lebih tinggi.

"Karena aturannya juga sudah jelas, ASN yang maju di Pilkada diwajibkan mundur dari jabatannya," ujarnya. "Saat pendaftaran di tanggal 27 Agustus, sudah harus ada surat pernyataan mundur sambil diproses."

Enang juga menjelaskan bahwa alasan pihaknya menyarankan Dikdik mengundurkan diri jauh sebelum pendaftaran adalah agar seluruh partai koalisi, yakni Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan PPP, bisa bermanuver lebih awal.

Terkait kesediaan Dikdik untuk mundur, Enang memastikan bahwa Dikdik sudah siap untuk melakukannya. Dan hal itu akan dilakukan pada bulan ini.

Enang berharap bahwa menjelang Pilkada 2024, Kota Cimahi tetap kondusif dan masyarakat dapat memilih pemimpin dengan hati nurani.

"Dan kelihatan memang Pak Dikdik cukup berkualitas dalam hal ini, untuk menjadi pimpinan di Cimahi," tandasnya.

Langkah mundurnya Dikdik dari ASN dan jabatannya diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kampanye serta memberikan kesempatan bagi koalisi partai untuk mempersiapkan strategi yang lebih matang dalam menghadapi Pilkada mendatang.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya