Berita

Plt Ketua DPD PSI Surabaya, Shobikin/RMOLJatim

Politik

PSI Belum Pastikan Kaesang Akan Maju pada Pilkada Surabaya 2024

SABTU, 01 JUNI 2024 | 23:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

DPD PSI Kota Surabaya mengaku tak mengetahui munculnya spanduk bergambar putra bungsu Presiden Joko Widodo sekaligus Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, di sejumlah sudut kota Surabaya.

"Terus terang kita tidak tahu itu yang memasang siapa," kata Plt Ketua DPD PSI Kota Surabaya, Shobikin, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Sabtu (1/6).

Namun menurut Shobikin, kemungkinan spanduk tersebut merupakan aspirasi dari arus bawah yang ingin Kaesang maju dalam Pilkada Surabaya 2024.


“Tapi bisa kita lihat dengan kasat mata, mungkin itu aspirasi dari arus bawah yang menghendaki sang ketum (Kaesang) idola mereka untuk maju di Pilwali Surabaya. Tapi terus terang saya tidak bisa mengkonfrontir pihak yang memasang,” jelasnya.

Mengenai peluang Kaesang untuk terjun dalam Pilwali Kota Surabaya 2024, Shobikin menyebut hingga saat ini pihaknya belum menerima arahan ataupun informasi resmi dari DPP PSI.

“Sementara ini belum ada komunikasi apakah akan mengusung Mas Kaesang atau tidak. Jadi kita juga tidak tahu yang bersangkutan berkenan atau tidak. Kita juga belum tahu,” paparnya.

Lebih lanjut, Sekretaris DPW PSI Jatim ini juga menyebut bahwa Kaesang juga mengenal baik pasangan petahana Eri Cahyadi dan Armuji.

Bahkan hubungan antara PSI dan Eri-Armuji sudah terajut secara baik sejak Pilwali Kota Surabaya 2020 lalu.

“Bro Ketum sangat mengenal (Eri-Armuji). Saya kira secara informal, mereka juga sudah komunikasi. Karena mereka sama-sama bergulat di dunia politik,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya