Berita

Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka/Net

Politik

Pengamat: Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Dibentuk Karena Prabowo Ingin Kerja Cepat

SABTU, 01 JUNI 2024 | 23:08 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Langkah Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang membentuk Tim Gugus Tugas Sinkronisasi sudah tepat.

Dikatakan pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin, tim ini bisa membantu proses transisi pemerintahan lama ke baru agar berjalan dengan baik.

"Saya sih melihatnya sesuatu yang positif, artinya Bapak Prabowo menginginkan proses transisi dari pemerintahan berjalan dengan bagus," kata Ujang Komarudin kepada wartawan, Sabtu (6/1).


Ujang mengungkapkan alasan pembentukan Tim Gugus Tugas Sinkronisasi bakal bermanfaat. Pertama, tim ini memastikan tak akan ada program tumpang tindih yang bisa membuat kerja pemerintahan Prabowo-Gibran terhambat.

Alasan lain pembentukan tim ini patut didukung semua pihak, lanjutnya, adalah untuk meminimalkan kesalahan data antara kementerian. Apalagi, sejauh ini masih banyak ditemukan data persoalan publik yang tidak sama dari tiap kementerian.

Ujang mencontohkan data kemiskinan yang tidak sinkron dari tiap kementerian. Termasuk, data bantuan sosial (bansos), baik soal penyaluran maupun penerima.

Ujang juga berpandangan jika pembentukan Tim Gugus Tugas Sinkronisasi ini sebagai salah satu cara Prabowo ingin bekerja cepat untuk rakyat. Dia menilai tim ini dibentuk guna menyinkronkan semua program Jokowi-Maruf dengan pemerintahan Prabowo-Gibran.

"Jadi saya melihatnya tentu bahwa Pak Prabowo ingin bekerja cepat untuk masyarakat. Oleh karena itu, semua di dalam kementerian atau lembaga harus sinkron," pungkasnya.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya