Berita

PT Cisadane Sawit Raya Tbk. (CSRA)/Net

Bisnis

Cisadane Sawit Raya Bagi-bagi Dividen Rp30 Miliar

SABTU, 01 JUNI 2024 | 09:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Cisadane Sawit Raya Tbk. (CSRA) akan membagikan dividen tunai untuk periode tahun buku 2023. Besarnya dividen yang dibagikan adalah Rp30 miliar atau Rp14,63 per saham.

Dikutip dari Keterbukaan Informasi, Sabtu (1/6), keputusan tersebut berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Rabu (29/5).

Dividen yang dibagikan oleh perseroan bersumber dari laba bersih perseroan pada 2023 sebesar Rp152 miliar, sehingga dividen yang berikan setara dengan 20,5 persen. Sedangkan laba sebesar Rp1,5 miliar akan dibukukan sebagai cadangan wajib. Selain itu, sisa laba perseroan akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan.


Laba bersih itu bersumber dari pendapatan perseroan selama 2023 yang berjumlah Rp875 miliar. Perincian segmennya, yakni tandan buah segar (TBS) berkontribusi sebesar 35 persen, crude palm oil (CPO) 59 persen, dan KER 6 persen.

Sebelumnya, Cisadane Sawit Raya membangun pabrik kelapa sawit (PKS) senilai Rp160 miliar di Banyuasin, Sumatera Selatan. Pabrik kelapa sawit (PKS) ketiga milik perseroan ini dibangun di lahan seluas 2.700 meter persegi dengan kapasitas produksi 30 ton tandan buah segar (TBS) per jam.

Manajemen mengatakan, pembangunan pabrik ini akan dibiayai dari kombinasi kas internal dan pinjaman perbankan. Pabrik baru ini ditargetkan selesai paling lambat pada kuartal III/2025.

“PKS ketiga ini akan melengkapi PKS yang berada di Tapanuli Selatan berkapasitas 45 ton TBS per jam dan PKS di Parapat, Labuhan Batu yang berkapasitas 30 ton TBS per jam. Dengan demikian, total produksi per jam dari pabrik CSRA akan mencapai 120 ton TBS per jam atau 648.000 ton TBS per tahun,” kata manajemen.

Adapun Cum dan Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi akan dilakukan pada tanggal 6 Juni dan 7 Juni 2024 sementara itu Cum dan Ex Dividen di Pasar Tunai pada 10 Juni dan 11 Juni 2024.

Selanjutnya pembayaran dividen tunai sebesar Rp30.000.000.000 atau Rp14,63 per saham jatuh pada tanggal 28 Juni 2024.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Bahaya Framing, Publik Jangan Mudah Diadu Domba di Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:36

Memahami Trust: Energi yang Hilang

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:22

Kapolri Imbau Masyarakat Manfaatkan WFA Jelang Puncak Arus Balik Mudik

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:19

Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Tembus 101 Persen Saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:45

Polri: Arus Balik Mudik ke Jakarta Meningkat hingga 73 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:29

Badko HMI Jabar Diteror Usai Bahas Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:51

Hari ke-12 Operasi Ketupat: Jumlah Kecelakaan 198, Meninggal 18

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:01

Mengapa Harga iPhone 15 Tiba-Tiba Melambung Naik Jutaan Rupiah?

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:46

Kembali ke KPK, Yaqut: Alhamdulillah Bisa Sungkem

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:28

Apa Itu Post Holiday Syndrome Usai Lebaran 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:18

Selengkapnya