Berita

Fisker/Net

Bisnis

Bangkrut, Fisker Pecat Ratusan Karyawan Saat WFH

SABTU, 01 JUNI 2024 | 08:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Produsen kendaraan Amerika Serikat, Fisker, kembali memangkas ratusan karyawan sebagai upaya putus asa agar tidak semakin terperosok dalam kebangkutan di tengah pencarian pendanaan.

Dikutip dari Arena EV, Sabtu (1/6), para pekerja sebelumnya sudah menduga mereka akan diberhentikan ketika perusahaan mengarahkan semua orang untuk bekerja dari rumah, dan hal ini jarang dilakukan.

Dan benar saja, PHK tersebut kemudian diumumkan dalam rapat umum yang diadakan pekan ini. Pemecatan karyawan saat WFH diduga sengaja dilakukan sebagai cara perusahaan untuk meredakan protes.


Pendiri sekaligus CEO Fisker Henrik Fisker mengatakan kepada karyawannya bahwa PHK pada dasarnya adalah keputusan investor besar yang menjadi sumber dana perusahaan, serta kepala restrukturisasi yang bekerja atas nama investor tersebut.

Investor yang dimaksud masih misterius karena Fisker tidak pernah mengungkapkan siapa investor tersebut. Meskipun demikian, dia merujuk pada Heights Capital Management selama pertemuan tersebut - yang merupakan afiliasi dari raksasa jasa keuangan Susquehanna International Group.

Menurut perkiraan saat ini hanya sekitar 150 orang yang masih bekerja untuk Fisker. Jelas ini bukan jumlah yang kondusif untuk terus berinvestasi dan berinovasi serta menghasilkan model-model baru. Dan daapt dikatakan bahwa saat ini perusahaan sedang berada dalam 'fase konservasi' menunggu untuk melihat apa yang akan terjadi di masa depan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya