Berita

Management walkthrough di Onshore Receiving Facility (ORF) di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (31/5)/Net

Bisnis

Tinjau Pipa Gas Cisem, Dirtekling Migas Tekankan Pentingnya Aspek Keamanan

JUMAT, 31 MEI 2024 | 19:06 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Aspek keamanan dalam industri migas menjadi hal utama yang harus diperhatikan oleh seluruh pelaku usaha migas.

Hal tersebut ditegaskan Direktur Teknik dan Lingkungan Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Noor Arifin Mohammad saat melakukan management walkthrough di Onshore Receiving Facility (ORF) di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (31/5).

"Semua aspek keamanan harus dilaksanakan mulai dari taraf riset, operasi, hingga monitoring, kita harus selalu cek dan ricek juga memonitoring secara terus menerus," ujar Noor Arifin.


Noor mengatakan bahwa dalam operasional industri migas harus mempersiapkan mitigasi karena ada keadaan-keadaan tertentu yang tidak bisa dihindari. Selain itu, industri migas adalah industri yang memiliki toleransi ketat terkait safety.

Katanya, salah satu proyek migas yang telah menjalankan standar keamanan yang baik adalah fasilitas penerimaan gas ORF.

"Kita sangat bersyukur dan bangga, tadi kita lihat di ORF Cirebon-Semarang (Cisem) I berjalan cukup baik," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Pertamina Gas, Gamal Imam Santoso mengatakan bahwa Pertamina Gas selaku operator dalam pengoperasian pipa gas Cisem tahap I, sudah menjalankan standar operasi yang ada.

Gamal menjelaskan bahwa saat ini Pertamina Gas sudah siap menyalurkan gas kepada end user, mengingat beberapa hari yang lalu Lapangan gas Jambaran Tiung Biru sudah melakukan commisioning 100 persen, sehingga produksi gasnya sudah full capacity sebesar 192 juta MMSCFD.

Dia berharap kunjungan manajemen walkthrough ini akan membantu dalam pengoperasian penyaluran gas kepada masyarakat dan industri.

"Kami siap menerima input dalam memberikan pelayanan lebih baik dalam mengoperasikan dan sisi teknis operasi akan berjalan dengan baik dan sesuai dengan apa yang kita harapkan ke depannya," tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya