Berita

Tangki minyak Amerika Serikat/RMOL

Bisnis

Harga Minyak Dunia Lesu Usai The Fed Beri Sinyal Tahan Suku Bunga

JUMAT, 31 MEI 2024 | 13:52 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga minyak dunia terpantau turun pada perdagangan Jumat (31/5) atau pada akhir Mei 2024 ini.

Dikutip dari Reuters, harga minyak berjangka Brent turun 0,15 persen menjadi 81,74 dolar AS (Rp1,32 juta) per barel.

Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) dibanderol 77,74 dolar AS (Rp1,26 juta) per barel atau turun 0,22 persen.


Turunnya harga minyak ini terjadi setelah pejabat Bank Sentral AS (The Fed) memberi sinyal akan mempertahankan suku bunganya yang tinggi karena adanya peningkatan mengejutkan dalam stok bensin AS yang membebani pasar.

Presiden Federal Reserve, Dallas Lorie Logan, mengatakan pihaknya masih khawatir mengenai risiko kenaikan inflasi meskipun ada pelonggaran baru-baru ini. Ia juga memperingatkan bahwa bank sentral AS harus fleksibel dan tetap mempertimbangkan semua opsi yang ada memantau data dan menentukan kebijakan.

“Sangat penting bahwa kita tidak terpaku pada jalur tertentu dalam kebijakan moneter. Saya pikir masih terlalu dini untuk benar-benar memikirkan penurunan suku bunga,” kata Logan dalam sebuah acara di El Paso, Texas.

Dengan sinyal tersebut, The Fed diprediksi masih akan menahan suku bunganya di 5,25 persen - 5,50 persen, yang kini telah memengaruhi pergerakan harga minyak dunia.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya