Berita

Anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron/RMOL

Politik

Fraksi Demokrat akan Tampung Keluhan Masyarakat soal Tapera

RABU, 29 MEI 2024 | 16:15 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemotongan gaji pegawai negeri dan swasta sebesar 3 persen untuk tabungan perumahan rakyat (Tapera) menuai protes dari kalangan masyarakat.
 
Terutama bagi mereka yang gajinya masih di ambang Upah Minimum Regional (UMR) dan Upah Minimum Pokok (UMP).
 
Anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron menuturkan bahwa undang-undang itu dibuat oleh pemerintah dengan niat dan maksud yang baik.
 

 
“Saya kira undang-undang dibentuk untuk kebaikan rakyat ya. Undang-undang Nomor 6 Tahun 2016 tentu berharap bahwa masyarakat Indonesia terpenuhi kebutuhan perumahannya,” kata Herman Khaeron di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (29/5).
 
"Namun saya kira, dengan polemik yang ada saat ini, ya bagi DPR akan mendengar terhadap aspirasi masyarakat,” sambungnya.
 
Menurut politikus Demokrat itu, peraturan ini mirip dengan BPJS yang juga diwajibkan oleh seluruh pemberi kerja. Manfaatnya pun dirasakan oleh seluruh masyarakat.
 
Namun demikian, Herman Khaeron menyatakan DPR tidak akan menutup mata dan telinganya terkait aspirasi masyarakat.

Pihaknya akan mendengar dan melihat sejauh mana respons masyarakat terhadap terhadap persoalan ini.
 
"Bagi kami di Fraksi Demokrat (akan) terus mendengar dan terus menyerap aspirasi dengan ini,” tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya