Berita

Dinas Pendidikan DKI Jakarta/Net

Nusantara

Call Center PPDB DKI Lemot Bisa Bikin Emosi Masyarakat Meluap-luap

RABU, 29 MEI 2024 | 01:19 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta harus menyiagakan call center yang proaktif untuk menjawab pertanyaan seputar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 dengan baik.

Selama PPDB berlangsung, orang tua calon peserta didik membutuhkan informasi dan petunjuk dari panitia untuk mengatasi kesulitan yang dialami demi kelancaran pendaftaran.

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria mengatakan, pembentukan pusat informasi sangat penting untuk memandu orang tua yang kesulitan dalam mengakses PPDB.


Langkah ini juga diyakini bisa menekan keruwetan yang dialami oleh masyarakat, apalagi yang baru pertama kali mencoba PPDB.

"Kalau nggak nanti emosi masyarakat bisa meluap-luap. Dia (masyarakat) bakal ngadunya ke dewan, ngadunya ke tempat lain akhirnya tidak terarah," kata Iman, Selasa (28/5).

Iman mengimbau, Dinas Pendidikan untuk melakukan pengecekan dan pemantauan rutin pada call center PPDB yang tersedia. Harapannya, semua permasalahan terkait PPDB dapat teratasi dengan baik dan cepat.

"Tadi kan mereka sudah kasih tahu ternyata banyak (call center) yang belum efektif ataupun belum aktif. Makanya saya bilang yang terpenting itu. Memang tidak ada yang perfect tapi kalau ditangani cepat, respons cepat akan aman," kata politikus Partai Gerindra ini.

Iman juga mengingatkan Dinas Pendidikan agar meningkatkan pelayanan dan menyiapkan sistem yang baik. Harapannya, keluhan yang terjadi pada tahun lalu tak terulang kembali.

"Kita ingin tahu kelemahan-kelemahan apa yang sudah diperbarui, supaya nanti kedepannya itu tidak akan ada permasalahan lagi," kata Iman.



Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya