Berita

Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (28/5)/RMOL

Politik

Kejagung dan Polri Diminta Tingkatkan Koordinasi Agar Tak Saling Curiga

SELASA, 28 MEI 2024 | 18:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi III DPR meminta Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus meningkatkan koordinasi antar lembaga penegak hukum.

Permintaan itu disampaikan Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil merespons kasus dugaan penguntitan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah oleh anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror.

“Koordinasi antara kejaksaan, kepolisian, dan instansi aparat penegak hukum lainnya perlu ditingkatkan, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan, tidak menimbulkan salah paham,” kata Nasir Djamil kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (28/5).


Nasir menyambut baik pertemuan antara Menko Polhukam Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin beberapa waktu lalu. Menurutnya, koordinasi antar petinggi aparat penegak hukum sangat diperlukan untuk menghindari kesalahpahaman.

“Saya pikir sudah selesai, karena Menko Polhukam sudah mengundang Kapolri, mengundang Jaksa Agung dan mengundang beberapa lainnya bertemu, dan saya pikir itu sudah selesai,” ujar Politikus PKS ini.

Dia pun berharap, pertemuan yang dilakukan Menko Polhukam Kapolri dan Kejagung pasca geger kasus dugaan penguntitan Jampidsus Febrie Adriansyah oleh anggota Densus 88 Anti Teror bisa terurai.

“Pertemuan bisa mencairkan ketegangan-ketegangan yang selama ini beredar di media sosial dan perbincangan umum. Itu harapan kita,” tandasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya