Berita

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat/RMOL

Politik

Ahok Digadang-gadang Maju Pilgubsu 2024, PDIP: Sumut Butuh Pemimpin yang Punya Nyali

SELASA, 28 MEI 2024 | 16:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP PDIP terkesan masih adem ayem merespons kabar mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, yang digadang-gadang bakal maju pada kontestasi Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2024.

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat mengungkapkan, saat ini partainya masih dalam tahap penjaringan bakal calon Gubernur (Bacagub) yang akan diusung nanti.

“Kita masih dalam tahap penjaringan. Jadi, kita harus mencari satu figur sosok di Sumut untuk bisa membereskan persoalan-persoalan yang mendesak di Sumut, contohnya masalah korupsi,” kata Djarot kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/5).


Dalam pandangan Djarot, Sumut dengan segala kompleksitas persoalannya membutuhkan figur yang antikorupsi. Dengan begitu, akan terjadi pemerataan pembangunan di Sumut.

“Kita harus bangun betul Sumut jadi pemerintahan yang bersih yang anti dalam korupsi. Misalnya, infrastruktur yang tidak pernah selesai rusak terus. Artinya pemerataan di Sumut itu harus ditangani oleh orang yang mumpuni yang mempunyai pengalaman yang mempunyai keberanian,” tuturnya.

Menurut Djarot, butuh figur yang berani dalam membenahi Provinsi Sumut.  

“Butuh nyali juga, karena saya pernah ditugaskan di sana meskipun tidak berhasil juga. Kemudian masalah kemiskinan, masalah stunting, dan masalah kesenjangan antarwilayah, masalah perusakan hutan, kemudian banyaknya terjadi bencana di sana,” paparnya.

Padahal, lanjut Djarot, Sumut mempunyai potensi sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) yang sangat banyak, sehingga jika bisa terkelola dengan baik maka Sumut ini bisa jadi barometer kemajuan sebuah provinsi.

“Apalagi, posisi Sumut itu kan salah satu provinsi yang berada di garda terdepan, ketika berhubungan dengan negara-negara tetangga. Sehingga potensinya luar biasa,” ujarnya.

“Nah ini kita butuh sosok, kita lagi menjaring. PDIP mempunyai banyak stok, stok pemimpin yang bisa diajukan untuk mengikuti pilkada. Kemudian, kita itu mencari sosok pemimpin bukan bos, ini penting. Karena yang kita butuhkan itu seorang pemimpin yang betul-betul melayani, dekat dengan rakyat, mendengarkan rakyat, bisa jadi teladan,” demikian Djarot.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya