Berita

Juru Bicara Fraksi PDIP, Edy Wuryanto, saat menyampaikan pandangan fraksi terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Pikiran Kebijakan Fiskal (KEM-PKF) 2025/Rep

Politik

Kebijakan Baru BPJS Kesehatan Jangan Bebani Rakyat

SELASA, 28 MEI 2024 | 14:04 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah diminta tidak membebani rakyat melalui kebijakan baru BPJS Kesehatan, yang menyamaratakan harga kelas rawat inap lewat program KRIS (Kelas Rawat Inap Standar).

Harapan itu disampaikan Juru Bicara Fraksi PDIP, Edy Wuryanto, saat menyampaikan pandangan fraksi terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Pikiran Kebijakan Fiskal (KEM-PKF) 2025, pada rapat paripurna DPR, di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/5).

Fraksi PDIP berpandangan, pemerintah juga perlu memenuhi pelayanan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia dengan kebijakan yang tidak membebani rakyat.


“Kebijakan pemerintah atas tarif BPJS Kesehatan harus memastikan tidak menjadi beban baru bagi rakyat, dan menjamin seluruh rakyat terpenuhi haknya atas pelayanan kesehatan,” tutur Edy Wuryanto.

Menurutnya, kebijakan belanja negara harus digunakan dan diarahkan untuk belanja rutin penyelenggaraan pemerintahan negara dalam memenuhi pelayanan kepada rakyat.

“Khususnya pelayanan kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial, subsidi, administrasi, keamanan, ketertiban, penanggulangan bencana, ASN, dan pelayanan umum lainnya,” kata dia.

Selain itu, lanjut Edy, F-PDIP menilai belanja negara 2025 juga harus memastikan ruang fiskal dalam memperkuat kemandirian pangan dan energi.

"Dua sektor itu menjadi sangat strategis dan menyangkut hajat hidup rakyat banyak, sekaligus ukuran kita sebagai bangsa bahwa bisa lebih berdikari,” tutupnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya