Berita

Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani/Net

Politik

Otokritik Megawati di Balik Permintaan Tukar Posisi Ketum PDIP dengan Puan

SELASA, 28 MEI 2024 | 11:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, dinilai tengah menyampaikan otokritik ke internal partainya, dengan meminta putrinya Puan Maharani bertukar posisi.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPT), Ujang Komarudin berpendapat, sejatinya Megawati tengah melakukan regenerasi dengan menyerahkan kursi ketua umum kepada Puan.

Soal tukar posisi, menurut Ujang, merupakan pernyataan politis agar Puan betul-betul mempersiapkan diri.


"Soal tukar posisi itu bisa jadi adalah tantangan bagi Puan untuk menyiapkan diri menjadi Ketum PDIP di masa mendatang, entah kapan," ujar Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (28/5).

Dosen Ilmu Politik Universitas Al-Azhar Indonesia itu menilai Megawati juga menyimpan makna lain dari pernyataannya soal bertukar posisi. Di mana Puan diminta untuk berperan secara maksimal sebagai Ketua DPR.

"Makna lain yang saya lihat dari (frasa) tukar posisi, mungkin kalau saya (Megawati) jadi Ketua DPR akan lebih keras, lebih tegas untuk bisa mengkritisi pemerintah, untuk tidak manut pada pemerintah, untuk menjaga prinsip-prinsip demokrasi, untuk mengawasi dan mengontrol pemerintah, tidak jadi tukang stempel pemerintah," pungkas Ujang. 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya