Berita

Pengisian LPG 3 Kg Pertamina/Ist

Bisnis

Mendag Apresiasi Respons Cepat Pertamina soal Isi Gas LPG 3 Kg

SENIN, 27 MEI 2024 | 16:36 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Respons cepat PT Pertamina Patra Niaga dalam menindaklanjuti temuan ketidaksesuaian isi LPG 3 Kg atau dikenal dengan 'gas melon' diapresiasi Kemendag.

Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan (Zulhas) mengapresiasi upaya pengawasan SOP yang dijalankan PT Pertamina Patra Niaga. Zulhas berharap, pengawasan kesesuaian kuantitas akan terus disinergikan Kemendag dengan PT Pertamina Patra Niaga.

Kemendag juga memastikan akan terus berkomitmen menjaga tertib ukur, termasuk LPG 3 Kg dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.


“Masalah ini sangat penting karena menyangkut hajat hidup rakyat banyak. Kami akan cek setiap provinsi untuk dua sampai tiga bulan ini, kami gunakan pendekatan administratif. Jika ditemukan unsur pidana, akan kami laporkan ke pihak berwajib,” kata Zulhas dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/5).

Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan juga menyebut, akan terus bekerja sama dengan kemendag dalam melakukan pengawasan ukuran dan isi LPG 3 Kg yang disalurkan kepada masyarakat.

“Terkait hal-hal yang disampaikan Bapak Mendag, akan kami dukung dan laksanakan dengan maksimal,” jelas Riva.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya