Berita

Tiga senator senior yaitu Gusti Kanjeng Ratu Hemas, Sultan B Najamudin, dan Yorrys Raweyai mengajukan paket calon pimpinan DPD/Istimewa

Politik

Bawa Visi Penguatan Lembaga untuk Kesejahteraan Rakyat, 3 Senator Senior Ini Siap Pimpin DPD

SENIN, 27 MEI 2024 | 14:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Wewenang Dewan Perwakilan Daerah (DPD) untuk menyejahterakan masyarakat menjadi visi utama yang diperkuat tiga senator senior. Mereka adalah Sultan B Najamudin, Yorrys Raweyai, dan Gusti Kanjeng Ratu Hemas.

Tiga petahana DPD itu membawa visi tersebut untuk maju sebagai paket calon pimpinan DPD RI periode 2024-2029.

"Kami bertiga sudah bermusyawarah dan telah bersepakat untuk menyatukan visi politik memperkuat kewenangan dan martabat lembaga DPD," ujar Sultan dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/5).


Dia menjelaskan, maju sebagai pimpinan bukan keinginan pribadi, tetapi permintaan dan dukungan mayoritas anggota DPD RI dari hampir semua daerah.

Sehingga, Wakil Gubernur Bengkulu itu mengungkapkan, DPD sebagai lembaga tinggi negara harus memberikan dampak yang lebih signifikan bagi pembangunan daerah dan Indonesia dengan membangun kolaborasi dengan semua stakeholder terutama pemerintah sebagai Eksekutif.

"Kami berkomitmen akan menavigasi lembaga ini secara lebih bermartabat dalam posisi yang ideal di antara lembaga negara lainnya. Keberadaan DPD harus memberikan dampak yang lebih signifikan bagi pembangunan daerah dan Indonesia," kata Sultan.

Karena itu, Sultan menambahkan, gagasan memperkuat kewenangan lembaga DPD yang diusungnya adalah tidak dengan mengamandemen konstitusi untuk kembali ke UUD 1945 yang asli. Karena menurutnya, semangat politik yang serampangan itu akan berkonsekuensi pada pembubaran lembaga DPD dan lembaga negara lainnya yang dibentuk pascaamandemen UUD 1945.

"Sangat jelas bahwa motivasi politik kami adalah agar kewenangan lembaga ini menjadi kuat, dan itu akan menjadi prioritas kami saat diamanahkan menjadi Pimpinan DPD RI," tandasnya.

Sultan bersama Yorrys Raweyai dan Gusti Kanjeng Ratu Hemas telah melakukan pertemuan di bilangan Mampang, Jakarta Selatan.

Saat ini Sultan merupakan Wakil Ketua DPD dari daerah pemilihan Bengkulu dan telah terpilih sebanyak tiga kali. Sementara Yoris merupakan tokoh politik senior yang sangat dihormati oleh senator-senator dari wilayah Timur.

Sedangkan Gusti Ratu Hemas menjadi representasi figur perempuan dan merupakan Ratu dari Raja Yogyakarta, Sultan Hamengkubuwono X.

Sesuai tata tertib pemilihan pimpinan yang sedang digodok panitia kerja (panja), DPD akan memberlakukan sistem calon paket. Di mana akan terdapat 4 orang untuk setiap paket calon pimpinan, mewakili masing-masing sub wilayah.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya