Berita

Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani menyerahkan dana bantuan kemanusiaan senilai Rp500 juta kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di kantor Baznas, Jakarta, Senin (27/5)/Ist

Politik

Muzani Serahkan Uang Hasil Lelang Sapi untuk Korban Bencana Sumbar

SENIN, 27 MEI 2024 | 14:42 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani menyerahkan dana bantuan kemanusiaan senilai Rp500 juta kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di kantor Baznas, Jakarta, Senin (27/5).

Dana bantuan yang diserahkan Ahmad Muzani, didapat dari hasil lelang sapi miliknya jenis Limosin seberat 1,165 kilogram.

Dana bantuan ini langsung diserahkan oleh pemenang lelang yaitu H. Kamir kepada Wakil Ketua Baznas, Mokhamad Mahdum. Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM), Fadli Zon juga hadir menyaksikan penyerahan dana bantuan.


"Hari ini agendanya menyerahkan dana hasil lelang sapi yang kami miliki, yang seluruh dana lelangnya akan diserahkan ke Sumatera Barat, sebagai bantuan tanggap darurat di Sumatera Barat," ujar Muzani.

Muzani mengatakan, dana bantuan ini memang tidak seberapa. Namun, dapat meringankan beban masyarakat Sumatera Barat khususnya di Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Agam, dan Kota Bukittinggi yang terdampak bencana cukup parah.

"Dari laporan teman-teman Baznas bahwa untuk kebutuhan makan bagi tanggap darurat sudah mencukupi. Tapi yang diperlukan itu adalah normalisasi prasarana untuk membangun atau menghubungkan kembali infrastruktur yang diperlukan," tuturnya.

Sementara Wakil Ketua Baznas Mokhamad Mahdum menyampaikan terimakasih kepada Ahmad Muzani yang juga Wakil Ketua MPR, yang telah memberikan bantuan kemanusiaan melalui Baznas kepada korban bencana lahar dingin di Sumatera Barat.

Dia menjelaskan, dana bantuan yang diberikan masyarakat untuk korban bencana Sumatera Barat sudah disalurkan dengan membangun dapur-dapur umum dan kebutuhan sehari-hari para pengungsi di tenda dan dapur umum.

"Namun memang ada hal yang perlu cepat diselesaikan berkaitan infrastruktur yang rusak," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya