Berita

Gambar wajah Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Joe Biden/Net

Dunia

Biden Juluki Putin "Tiran Brutal", Bersumpah Dukung Ukraina

SENIN, 27 MEI 2024 | 14:11 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Jelang pemilihan umum, Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengeluarkan komentar yang cukup kontroversial tentang Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Dalam pidatonya di hadapan lulusan Akademi Militer AS di West Point pada Senin (27/5) Biden menyebut Putin sebagai sosok pemimpin tirani yang brutal karena invasinya di Ukraina.

"Kami berdiri melawan seorang pria yang saya kenal baik selama bertahun-tahun, seorang tiran yang brutal," ujarnya, seperti dimuat Al-Mayadeen.


Lebih lanjut, Biden menegaskan bahwa tidak ada tentara AS yang dikerahkan ke Ukraina, tetapi dukungan penuh untuk Kyiv tetap akan berlanjut.

“Tetapi kami berdiri teguh bersama Ukraina dan kami akan berdiri bersama mereka," tegas Biden.

Pernyataan Presiden AS itu muncul setelah pasukan Rusia meraih kemajuan di garis depan, terutama di wilayah Kharkiv.

Sementara itu, Ukraina telah mengintensifkan serangannya jauh ke dalam Rusia dengan menggunakan senjata yang disediakan Barat.

Awal bulan ini, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dilaporkan mendesak sekutu Barat untuk membiarkan Ukraina menggunakan senjata Amerika sesuai keinginannya.

Namun, negara-negara Barat tetap berhati-hati agar tidak memicu bentrokan langsung antara koalisi dan Rusia, terutama dengan beberapa anggota koalisi yang menyatakan niat untuk mengerahkan pasukan di Ukraina.

Menanggapi meningkatnya permusuhan Barat, pekan lalu Rusia meluncurkan latihan militer tahap pertama untuk persiapan dan penggunaan senjata nuklir non-strategis, di distrik militer selatannya.

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan Rusia menyebut uji coba itu ditujukan untuk mempersiapkan diri jika suatu saat kedaulatannya terancam.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya