Berita

Konferensi pers para Ketua DPD PDIP dalam rangkaian Rakernas V di Ancol, Jakarta/RMOL

Politik

PILKADA 2024

PDIP Minta Penguasa Setop Intervensi Pilkada

SABTU, 25 MEI 2024 | 12:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berharap gelaran Pilkada Serentak 2024 berlangsung tanpa intervensi penguasa, apalagi pemerintah.

Hal itu ditegaskan DPD PDIP Kalimantan Barat (Kalbar) berkaca dari Pilpres 2024 yang dinilai banyak diintervensi pemerintah.

“Dalam Pilkada November mendatang, kami berharap pemerintahan tidak lagi menggunakan cara-cara yang kemarin dilakukan pada saat Pilpres ya. Kami semua merasakan campur tangan kekuasaan, terutama Pilpres,” kata Ketua DPD PDIP Kalbar, Lasarus di Arena Rakernas V PDIP, Ancol, Jakarta, Sabtu (25/5).


Menurut Lasarus, intervensi kekuasaan saat Pilpres di Provinsi Kalbar sangat kentara dan vulgar. Oleh karena itu, pihaknya berharap Pilkada 2024 ini kontestasi berjalan secara adil.

“Kalau di tempat kami sangat terasa tuh Pilpres. Mudah-mudahan Pilkada ini bisa berjalan secara fair. Biarkanlah proses demokrasi berjalan apa adanya," jelasnya.

“Mereka (rakyat) tahu pemimpin yang terbaik. Tentu itu harapan bagi kami,” demikian Ketua Komisi V DPR RI itu.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya