Berita

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi/Net

Bisnis

Menkominfo: Starlink Bakal Dievaluasi Tiap 3 Bulan Sekali

SABTU, 25 MEI 2024 | 11:02 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Layanan internet berbasis satelit, Starlink, milik Elon Musk yang baru beroperasi di Indonesia akan dievaluasi setiap 3 bulan sekali.

Hal tersebut dikatakan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan serta jangkauan internet secara luas bagi masyarakat Indonesia.

"Nanti kita lihat semuanya apa yang dilakukan sama mereka. Karena kan ini baru satu bulan mereka beroperasi, tunggu aja. Nanti per 3 bulan kita evaluasi ini (cara kerja) mereka bagaimana," jelas Budi dalam konferensi persnya secara virtual, Jumat (24/5).


"Karena prioritas Kominfo ini kan jangkauan, coverage, sekaligus peningkatan kualitas layanan. Kecepatan dalam hal ini, quality of service, di seluruh penjuru tanah air. Ini problem yang bisa terbantu," sambungnya.

Budi juga menuturkan bahwa dirinya akan memastikan kerja sama Starlink Indonesia dengan jasa penyelenggara internet di Indonesia dapat berjalan baik dan setara di lapangannya.

"Saya juga sudah perintahkan kepada jajaran Kominfo untuk terus melakukan pengawasan, monitoring dan evaluasi, penyelenggaraan telekomunikasi termasuk penyelenggaraan PT Starlink Service Indonesia. Itu semua sangat penting untuk memastikan equal playing field di industri telekomunikasi Indonesia dan tentu demi layanan internet yang inklusif untuk seluruh rakyat Indonesia," tegasnya. 

Seperti diketahui, Starlink sendiri baru diresmikan oleh Elon Musk di Bali pada akhir pekan kemarin. Layanan ini menawarkan paket internet satelit dengan tarif termurah dibanderol sekitar Rp750.000 per bulan. Layanan ini diklaim memiliki akses dan kecepatan internet yang lebih tinggi hingga 300 Mbps.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya