Berita

Luapan Air Sungai Cisanggarung merendam Desa Cilengkrang, Pasaleman, Kabupaten Cirebon/RMOLJabar

Nusantara

Cisanggarung Meluap, Cirebon Kembali Terendam Banjir

JUMAT, 24 MEI 2024 | 10:58 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Sungai Cisanggarung kembali meluap dan merendam Desa Cilengkrang dan Cilengkrang Girang, Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon, hingga setinggi lutut orang dewasa.

Tokoh Cirebon Timur, Adang Juhandi, mengatakan, meluapnya air dari Sungai Cisanggarung merupakan kiriman dari wilayah hulu di Kabupaten Kuningan. Karena tidak ada hujan besar di wilayah Cirebon Timur.

Menurutnya, pendangkalan dan banyaknya bangunan liar di sepanjang bantaran Sungai Cisanggarung menjadi penyebab seringnya wilayah hilir Sungai Cisanggarung terdampak banjir kiriman, terutama saat Kabupaten Kuningan hujan besar.


"Solusinya ya harus normalisasi, penertiban bangunan liar dan pembangunan tanggul permanen di sepanjang wilayah hilir Sungai Cisanggarung," kata Adang, saat ditemui di lokasi Banjir Pasaleman, Cirebon, Jumat (24/5).

Dia menjelaskan, masyarakat Cirebon Timur siap mengawal penertiban bangunan liar, jika pihak Pemerintah Pusat melalui BBWS Cimanuk Cisanggarung Kementerian PUPR akan membangun tanggul permanen.

"Kami sebagai masyarakat Cirebon Timur siap mengawal penertiban bangunan liar, agar tidak ada lagi banjir di wilayah Cirebon Timur," jelasnya.

Sementara itu Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung, Dwi Agus Kuncoro, yang tengah mengikuti ajang air sedunia di Bali, mengatakan, sudah meminta tim BBWS turun ke wilayah terdampak banjir dan ke hulu Sungai Cisanggarung di Kuningan.

"Tim akan diterjunkan dan tanggul darurat diperbaiki lagi," kata Dwi Agus Kuncoro seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar.

Sedang Kepala Satuan Kerja (Kasatker) BBWS Cimanuk Cisanggarung, Hendra Kurniawan, segara memperbaiki kembali tanggul darurat yang jebol di wilayah Kuningan.

Untuk mengantisipasi luapan air dari Sungai Cisanggarung, di Cilengkrang Pasaleman akan dibangun tanggul permanen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya