Berita

Plt Ketua Umum PPP, Mardiono, saat jumpa pers/RMOL

Politik

PPP Gagal Lolos Parlemen, Mardiono Kecewa dengan MK

RABU, 22 MEI 2024 | 14:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Hasil tabulasi internal PPP menunjukkan jumlah suara hingga 6.343.868. Tapi perhitungan KPU hanya 5.858.907 suara.

Sebab itu Plt Ketua Umum PPP, Mardiono, mengaku kecewa dengan Mahkamah Konstitusi, yang tidak memeriksa secara detail perkara yang diajukan pihaknya.

"Mahkamah Konstitusi telah mengambil keputusan tidak melanjutkan pemeriksaan atas perkara-perkara yang diajukan PPP dalam hal yang terkait parliamentary threshold," kata Mardiono, saat jumpa media di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (22/5).


Dia menegaskan, suara PPP yang hilang hampir 600 ribu itu seharusnya bisa diperjuangkan MK. Namun tidak terjadi, karena MK telah memutuskan PPP tak lolos parlemen.

"Tentu saya kecewa, Mahkamah Konstitusi tidak melakukan pemeriksaan secara komprehensif, sehingga bisa memberikan rasa keadilan terhadap rakyat yang telah mengamanatkan hak konstitusinya kepada PPP," tutupnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya