Berita

Perdana Menteri Irlandia, Simon Harris/Net

Dunia

Irlandia Bersiap Akui Negara Palestina, Israel Tidak Terima

RABU, 22 MEI 2024 | 11:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Irlandia diperkirakan akan mendeklarasikan pengakuan terhadap negara Palestina hari ini, Rabu (22/5).

Irish Times dalam laporannya menyebut bahwa keputusan itu akan disampaikan dalam konferensi pers yang dihadiri oleh Perdana Menteri Irlandia Simon Harris, Wakil Perdana Menteri Micheal Martin dan Menteri Eamon Ryan.

"Pemerintah Irlandia hari ini diperkirakan akan mengambil tindakan untuk secara resmi mengakui negara Palestina," bunyi laporan tersebut.


Kabar itu muncul setelah Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez pekan lalu mengatakan bahwa ia akan mengumumkan pengakuan serupa pada Rabu (22/5).

Sanchez juga mengungkap bahwa selain Irlandia, ada Slovenia dan Malta yang akan mengambil langkah pertama menuju pengakuan negara Palestina.

Israel tentu menentang upaya pengakuan tersebut. Mereka menyebutnya sebagai hadiah bagi terorisme dan akan mempersulit upaya negosiasi perang Gaza.

Kementerian luar negeri Israel mengunggah pesan video yang ditujukan untuk memperingatkan konsekuensi dari keputusan Irlandia di platform media sosial X.

"Mengakui Palestina berisiko membuat Anda menjadi pion di tangan Iran dan Hamas. Tindakan itu hanya akan memicu ekstremisme dan ketidakstabilan," bunyi video tersebut.

Selama beberapa dekade, pengakuan formal atas negara Palestina dipandang sebagai akhir dari proses perdamaian antara Palestina dan negara tetangganya, Israel.

Amerika Serikat dan sebagian besar negara-negara Eropa Barat mengatakan mereka bersedia suatu hari nanti mengakui negara Palestina, tetapi hal itu harus dilakukan sebelum kesepakatan dicapai mengenai isu-isu sulit seperti perbatasan akhir dan status Yerusalem.

Pada tahun 2014, Swedia, yang memiliki komunitas Palestina yang terbesar, menjadi anggota Uni Eropa di Eropa Barat yang mengakui negara Palestina.

Enam negara lainnya yakni Bulgaria, Siprus, Republik Ceko, Hongaria, Polandia, dan Rumania telah lebih dulu mengakui Palestina.

Populer

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

ICMI Terima Wakaf 2 Ribu Mushaf Al-Qur'an

Minggu, 22 Februari 2026 | 00:10

Tantangan Direksi Baru BPJS Kesehatan Tak Ringan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:43

Polri di Bawah Presiden Sudah Paten dan Tidak Ada Perdebatan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

AKBP Catur cuma Sepekan Jabat Plh Kapolres Bima Kota

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

Palu Emas Paman

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:01

BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:56

BI-Kemenkeu Sepakati Pengalihan Utang Tahun Ini, Nilainya Rp173,4 Triliun

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:40

Teror Ketua BEM UGM, Komisi III Dorong Laporan Resmi ke Aparat

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:14

PB IKA PMII Pimpinan Fathan Subchi Pastikan Kepengurusan Sah Secara Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:37

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:03

Selengkapnya