Berita

Hakim Agung Prof Yulius makan malam Bersama pengungsi korban banjir di Nagari Parambahan/Ist

Nusantara

Hakim Agung Yulius Bangun Kembali Musala di Lokasi Bencana Sumbar

RABU, 22 MEI 2024 | 08:49 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Hakim Agung Prof Yulius menyalurkan bantuan dari Mahkamah Agung Peduli ke sejumlah lokasi terdampak bencana di Sumatera Barat (Sumbar).

Ketua Kamar Tata Usaha Negara MA ini bersama Kepala Pengadilan Tinggi Sumbar ini melihat langsung lokasi yang paling parah banjir lahar dingin yakni di sekitar Nagari Parambahan.

"Derita bapak/ibu adalah derita kami semua. Kami turut berduka yang mendalam, insya Allah kita akan segera pulih bersama,” kata Yulius dikutip Rabu (22/5).


Secara khusus, Yulius memenuhi permintaan warga untuk membangunkan musala di sekitar lokasi pengungsi yang rusak parah.

Uang tunai Rp80 juta pun disumbangkan sebagai dana awal pembangunan.

"Ini prasarana penting untuk beribadah, jadi tempat untuk pulih dan bangkit bersama-sama,” kata Yulius yang berasal dari Bukittinggi, Sumbar ini.  

Bahkan Yulius menyatakan lewat Mahkamah Agung Peduli akan membiayai pembangunan musala tersebut hingga selesai.

Rencananya musala bantuan MA akan diberi nama Tuah Sakato.

Mahkamah Agung Peduli menyerahkan bantuan di lima titik lokasi dalam bentuk barang dan uang tunai.

Uang tersebut merupakan hasil aksi spontan penggalangan donasi dari para hakim agung dan hakim lainnya yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya