Berita

Ketua Umum Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Bob Hasan/Ist

Politik

Kenaikan UKT Bukti Kurang Berperannya Negara di Bidang Pendidikan

SELASA, 21 MEI 2024 | 21:23 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) menjadi bukti kurang turunya negara dalam menghadapi persoalan di dunia pendidikan.

Kira-kira begitu tanggapan Ketua Umum Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Bob Hasan menyikapi Permendikbud Nomor 2 /2024 tentang Standar Biaya Operasional Pendidikan pada PTN di Lingkungan Kemendikbud, dimana aturan ini menjadi dasar berbagai kampus menaikan UKT.

"Apapun itu istilahnya dalam hal peningkatan biaya kuliah baik tunggal maupun tidaknya atau pada pokoknya persoalan biaya pendidikan yang meningkat jauh itu sebuah petanda. Petanda tersebut tentunya sinyal adanya kekurangan turunnya negara dalam tanggung jawabnya terhadap rakyat untuk mendapatkan pendidikan," kata Hasan kepada redaksi, Selasa (21/5).


Lanjut Hasan, pendidikan yang terjangkau akan biaya maupun nilai oleh rakyat tentunya merupakan makna dari tanggung jawab negara sebagaimana amanat Undang-Undang dan wajib dijalankan.

"Maka kenaikan biaya UKT merupakan preseden yang sangat buruk bagi kemajuan negara kita dan hal ini perlu penjelasan yang menyeluruh dari kementerian terkait," kata Hasan.

Hasan pun meminta seluruh pengambil kebijakan agar memikirkan matang-matang terkait isu kenaikan UKT.

"Jadi apapun istilah UKT itu tolong baik siapapun yang akan mengeluarkan kebijakan tersebut agar betul-betul dapat dipelajari dengan benar dan tepat," kata Hasan.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya