Berita

Khofifah Indar Parawansa/Net

Politik

Indopol: Kepuasan Kinerja Khofifah Tinggi, Tapi Elektabilitas Belum Aman

SELASA, 21 MEI 2024 | 18:27 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Meski masyarakat puas dengan kinerja sebagai Gubernur Jawa Timur, tidak membuat posisi Khofifah Indar Parawansa aman menatap Pilkada 2024.

Hal tersebut terekam dalam catatan survei yang dipaparkan Direktur Indopol Jawa Timur Fauzin Ahmad. Survei itu merupakan catatan temuan pada Januari 2024.

Dipaparkan Fauzin, kepuasan pada kinerja Khofifah tercatat 87,2 persen. Sementara, elektabilitasnya sebagai bakal calon gubernur hanya 28,17 persen.


"Tentu ini anomali di mana Khofifah sebagai gubernur kinerjanya dapat mencapai tingkat kepuasan 87,2 persen, namun tidak linier dengan elektabilitasnya hanya 28,17 persen," ujar Fauzin dalam keterangan tertulis, Selasa (21/5).

Dikatakan Fauzin, posisi Khofifah menjadi tidak aman karena berselisih tidak cukup jauh dengan figur bakal calon Gubernur Jawa Timur lainnya.

Di bawah Khofifah, kata Fauzin, ada Tri Rismaharini (17,2 persen), Emil Elestianto Dardak (9,63 persen), Eri Cahyadi (8,05 persen), Saifullah Yusuf (4,15 persen), Ahmad Fauzi (1,95 persen).

Berikutnya ada Suyoto (1,46 persen), Abdul Halim Iskandar (0,37 persen), dan pilihan pada figur lainnya lainnya (0,85 persen).

"Sejauh ini masih ada responden menjawab tidak tahu atau tidak jawab sebesar 28,17 persen," tuturnya.

Melihat tren elektabilitas itu, dalam analisa Fauzin, masyarakat Jawa Timur hanya ingin menyampaikan terima kasih atas kinerjanya dalam satu periode.

"Mungkin publik Jawa Timur ingin menyatakan terima kasih kepada Khofifah yang telah mengabdi selama satu periode, tetapi kepercayaan warga Jawa Timur tidak untuk melanjutkan periode keduanya," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya