Berita

Kebersamaan Mardani Ali Sera dan Anies Baswedan/Ist

Politik

Jelang Pilkada Jakarta 2024

PKS Ingin Majukan Kader Ketika Anies Masih Nimbang-nimbang

SENIN, 20 MEI 2024 | 20:48 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menghormati keputusan Anies Baswedan jika berniat ingin kembali berkontestasi di Pilkada Jakarta.

''Tentu hak Mas Anies Baswedan karena memang beliau baru satu periode. Jadi kalau beliau mau maju monggo," kata Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera lewat akun X resminya, Senin (20/5).

Di sisi lain, PKS memutuskan untuk tidak lagi mendukung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta. Partai berlambang padi dan bulan sabit ini justru meminta Anies mendukung kader PKS untuk berlaga di Pilkada.


"PKS sendiri dengan banyak pertimbangan tentu ingin mengajukan kader internal," ungkap Mardani.

Kendati begitu, Anggota Komisi II DPR itu menyatakan politik sangatlah dinamis. Sehingga tidak menutup kemungkinan adanya perubahan maupun perkembangan.

"Sampai saat ini PKS masih mencermati, karena memang Pilkada DKI sekarang ini agak spesial (bukan lagi daerah khusus ibukota tapi daerah khusus Jakarta). Karena itu kita lagi mencari yang betul-betul fokus urus Jakarta," pungkasnya.

Sementara itu, Anies yang pernah menjabat Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 itu belum memutuskan langkah politiknya ke depan.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri acara silaturahmi dan halal bihalal dengan PKL dan Warga Kampung Jaringan Rakyat Miskin Kota di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (19/5).

"Memang saya mendapatkan undangan dari partai politik dicalonkan menjadi gubernur, saya sedang mempertimbangkan apakah kembali atau tidak, jadi sedang mempertimbangkan, saya sedang menimbang nih, serius nimbang," kata Anies.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya