Berita

Kapolda Jawa Timur Irjen Imam Sugianto (kanan) dan Kapolresta Banyuwangi Kombes Nanang Haryono (kiri) serta pejabat lainnya saat meninjau Pelabuhan Ketapang, Senin (20/5)/Ist

Presisi

Polda Jatim Tambah Personel di Pelabuhan Ketapang Antisipasi Libur Panjang

SENIN, 20 MEI 2024 | 20:35 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polda Jawa Timur (Jatim) akan menambah jumlah pasukan yang berjaga di Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi saat libur panjang akhir pekan mendatang.

Hal itu karena adanya libur panjang yang dimulai pada peringatan Hari Waisak 23 Mei, dilanjut cuti bersama pada tanggal 24 Mei, dan hari libur Sabtu-Minggu, 25-26 Mei 2024.

"Perlu Kami antisipasi, tanggal 23 adalah hari libur Waisak dan kemudian cuti bersama. Lanjut libur sampai Minggu. Kami akan siagakan personel yang cukup di sini," kata Kapolda Jatim Irjen Imam Sugianto kepada wartawan, Senin (20/5).


Saat ini, Polda Jatim menerjunkan 3 satuan setingkat kompi (SKK) di Pelabuhan Ketapang dan sekitarnya.

Nantinya, Polda Jatim akan menambah 3 SKK lagi untuk melapisi satuan yang telah bertugas di sana.

"Jadi 3 SKK ditambah 3 SKK lagi dalam rangka penyelenggaraan kegiatan rutin yang ditingkatkan karena saat libur panjang nanti WWF di Bali juga masih berlangsung," jelasnya.

Dengan personel 6 SSK ditambah backup dari petugas di pelabuhan dan termasuk pelibatan TNI, Imam berharap ada peningkatan arus pergerakan pada hari libur mudah-mudahan tidak ada hal yang signifikan.

Sementara itu, terkait dengan acara World Water Forum (WWF) di Bali, Imam menambahkan situasi di Pelabuhan Ketapang terpantau landai dalam lima hari pelaksanaan Operasi Pura Agung 2024.

Operasi ini digelar untuk meningkatkan pengamanan di wilayah penyangga di Banyuwangi selama pelaksanaan.

"Alhamdulillah selama lima hari ini, semua terpantau landai. Peningkatan arus pergerakan baik mobil, motor, maupun orang menuju Bali, tidak ada peningkatan signifikan. Masih normal dan di bawah 10 ribu penumpang per hari," pungkas Imam.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya