Berita

Jumpa pers hasil pemantauan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Legislatif 2024, di Bakoel Koffie Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/5)/Net

Politik

Perludem Temukan Hasil Pileg Bermasalah Terbanyak di Papua

SENIN, 20 MEI 2024 | 15:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi menemukan hasil pemilihan legislatif (Pileg) terbanyak yang disoal ke Mahkamah Konstitusi (MK) ada di daerah Papua.

Hal tersebut diungkap Peneliti Perludem Kahfi Aldan, dalam jumpa pers hasil pemantauan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Legislatif 2024, di Bakoel Koffie Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/5).

"Ini kami coba melihat PHPU yang diajukan berdasarkan provinsi, tapi tidak terbatas DPRD provinsi tapi juga kabupaten/kota," ujar Kahfi.


Dia memaparkan, dari 297 total perkara sengketa hasil Pileg 2024, secara komposisi didominasi oleh permohonan terkait pemilihan anggota DPR RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota.

"Untuk perkara DPR/DPRD sekitar 285 perkara. Jadi 96 persen perkara perselisihan DPR/DPRD. (Sisanya sekitar) 4 persen atau ada 12 perkara untuk perselisihan hasil pemilihan DPD," urainya.

Dari segi persebaran wilayah, Kahfi mendapati satu provinsi baru di Papua menjadi daerah pemilihan yang paling banyak disoal di MK terhadap hasil pilegnya.

"Paling banyak ada di Papua Tengah, sekitar 24 perkara yang kemudian diajukan. Di DKI Jakarta sekitar 21 perkara," tambahnya menjelaskan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya