Berita

Ketua Badan Anggaran DPR Said Abdullah Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Senin (20/5)/RMOL

Politik

Banggar DPR Selalu Terbuka dengan Visi Misi Prabowo

SENIN, 20 MEI 2024 | 13:15 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Badan Anggaran (Banggar) DPR menaruh harapan besar kepada presiden terpilih Prabowo Subianto untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional dengan mengedepankan ekonomi rakyat.

Ketua Banggar DPR Said Abdullah menentukan saat ini perekonomian global sedang tidak menentu, dan Indonesia tidak boleh dipandang sebelah mata.

"Siapa yang tak tahu Indonesia, negara yang sampai saat ini tidak bisa dipandang sebelah mata, biarpun kurs rupiah kadang naik kadang turun hingga terhempas manja,” ucap Said Abdullah dalam jumpa media di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Senin (20/5).


Legislator dari Fraksi PDIP DPR ini mengatakan seluruh kebijakan yang sudah diputuskan dalam permufakatan, antara kualitas dan kuantitas, tidak bisa dipisahkan dan harus tepat sasaran serta akurat dalam pelaksanaannya.

‘Semuanya harus tepat sasaran, dalam keakuratan, dalam susun angka-angka, tahun-tahun terlewati dengan bijaksana, bersama dalam hikmat duduk bersama, bersama pemerintah dan banggar akan terlaksana APBN 2025 nanti,” ucapnya.

Said menambahkan di antara ketegangan geopolitik yang semakin rintih, infrastruktur dan hilirisasi masih terus bernegosiasi ke arah yang semakin akuratif.

“Bahwa kemarin dan esok akan tetap bersinergi untuk negeri, demokrasi gambaran rakyat yang bersahaja, dalam seragam corak warna dan budaya,” jelas dia.

Pihaknya meminta agar Prabowo mampu melaksanakan kebijakan yang sudah dibentuk dan disusun saat ini. Badan Anggaran akan senantiasa mendampingi pemerintah untuk membangun negeri.

“Kepada presiden terpilih, Bapak Prabowo Subianto laksanakanlah visi misi seluas-luasnya, banggar akan selalu berkobar dengan tangan terbuka, dalam setiap harapan yang mengakar untuk rakyat tercinta bagi kita negeri kita rumah kita istana kita itu semua untuk Indonesia Raya,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya