Berita

Lokasi wisata Lembang yang mulai sepi pengunjung, meski weekend/RMOLJabar

Nusantara

Wisata Lembang Tak Lagi Primadona

MINGGU, 19 MEI 2024 | 20:31 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Daya tarik Lembang sebagai destinasi wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB) menurun drastis di 2024. Selain maraknya destinasi baru, objek di kawasan itu juga dinilai monoton.

Bagian Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Lembang, Cucu Supriatna, mengakui, tren wisata sejak libur Lebaran menurun drastis, hampir 60 persen. Padahal sebelumnya selalu ramai.

"Libur Lebaran tahun lalu sampai macet di mana-mana, mulai atas Terminal Ledeng maupun dari arah Subang," kata Cucu, seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (19/5).


Saat libur panjang kenaikan Isa Al Masih kemarin, pengunjung wisata juga kurang. Bisa jadi karena tempat wisata kian banyak alternatif.

"Termasuk di daerah Cikole, Lembang, sudah ada 29 titik (tempat wisata), belum lagi ke Kabupaten Subang, sudah ada beberapa tempat wisata baru lagi," ungkapnya.

Turunnya minat wisata di Lembang, menurutnya, pengunjung merasa jenuh. Mungkin ingin situasi baru, suasana baru. Itu wajar. Bahkan Farm House yang biasanya ramai pengunjung, kini mulai sepi.

Menurutnya, upaya meningkatkan minat wisata masyarakat diperlukan marketing yang baik, promosi-promosi rutin di media sosial.

"Tapi tidak bisa monoton, harus berlomba dengan wahana baru. Tapi tren 2024 semua wisata di Lembang memang menurun," imbuhnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya