Berita

Elite PAN dan PDIP Kota Bogor jajaki koalisi/RMOLJabar

Politik

Pilkada Kota Bogor

PDIP-PAN Intensifkan Komunikasi

MINGGU, 19 MEI 2024 | 19:58 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Kader internal PDIP, Andri Saleh Amarald, dinilai ideal jika dipasangkan dengan Dedie Rachim pada Pilkada Kota Bogor 2024.

Ketua DPC PDIP Kota Bogor, Dadang Danubrata, mengatakan, partainya memiliki kader terbaik, tetapi harus membangun koalisi dengan partai lain. Sebab itu dia bersama jajaran berkunjung ke Kantor DPD PAN, menyamakan persepsi dan visi misi, menuju koalisi.

Dia mengaku sangat terbuka jika PDIP-PAN bersatu, dan bisa menyatukan Dedie Rachim dengan kader internal yang selama ini didorong maju sebagai calon walikota Bogor.


“Yang pasti diantara kami ini tidak ada yang bisa maju sendiri, kami menyadari, PAN ada 5 kursi, kami 6 kursi. Jika kami berkoalisi sudah pasti saling melengkapi, dan tiket sudah cukup," kata Dadang, di sela kunjungannya di Kantor DPD PAN Kota Bogor, seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (19/5).

Dari segi basis massa, sambung dia, PDIP lebih banyak didukung wong cilik atau akar rumput, sementara PAN terkenal dengan kaum urbannya. Sedang dari segi ideologi, PAN dan PDIP tak jauh beda.

"Artinya, kami saling melengkapi. PDIP berideologi nasionalis, sedang PAN nasionalis religius. Kami sama-sama ingin masyarakat Kota Bogor bisa lebih baik ke depan,” imbuhnya.

Sementara, Ketua DPD PAN Kota Bogor, Bedjo Santoso menyambut hangat kedatangan PDIP. Menurutnya, kunjungan itu merupakan balasan. Sebelumnya PAN memang bersilaturahmi ke kantor DPD PDIP.

Inti dari pertemuan itu, kata dia, adalah membangun kebersamaan jelang Pilkada Kota Bogor 2024. “Apakah akhirnya koalisi atau apapun namanya, yang pasti ini bagian dari memperjuangkan kemajuan Kota Bogor di masa mendatang,” katanya.

Diakui Bedjo, pada pertemuan itu juga ada pembahasan menuju kesepakatan dari partai masing-masing untuk mengintensifkan komunikasi.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya