Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Rusia Tembak Jatuh Sembilan Rudal ATACMS AS di Krimea

MINGGU, 19 MEI 2024 | 17:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sembilan rudal ATACMS Amerika Serikat yang ditembakkan Ukraina ke Krimea berhasil dihentikan oleh sistem pertahanan udara Rusia pada Minggu (19/5).

Pejabat keamanan Moskow yang anonim mengatakan bahwa di waktu bersamaan, pihaknya juga berhasil membendung 60 drone yang diluncurkan Ukraina secara besar-besaran ke wilayah Rusia.

"Pertahanan udara Rusia menembak jatuh sembilan rudal ATACMS di Krimea bersama dengan 57 drone di wilayah Krasnodar Rusia dan tiga drone di wilayah Belgorod," bunyi laporan tersebut, seperti dimuat AFP.


Lebih lanjut diungkap bahwa enam drone Ukraina dijatuhkan di dekat kilang minyak di Slavyansk di wilayah Krasnodar selatan Rusia.

Kantor berita Interfax mengatakan kilang tersebut terpaksa tutup setelah serangan Ukraina.

Kilang Slavyansk adalah pabrik swasta dengan kapasitas 4 juta metrik ton minyak per tahun, sekitar 1 juta barel per hari.

Belum ada komentar langsung dari Kyiv.

Rusia telah melaporkan peningkatan serangan Ukraina di wilayahnya sejak pasukannya membuka front baru di wilayah Kharkiv, Ukraina timur laut, awal bulan ini.

Pada Sabtu (18/5), Rusia mengklaim keberhasilan pasukannya merebut desa Starytsia di wilayah Kharkiv dan mengalahkan unit Ukraina di sepanjang garis depan, termasuk di wilayah Sumy.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya