Berita

Presiden terpilih Taiwan Lai Ching-te/Net

Dunia

Presiden Baru Taiwan Janji Bangun Pemerintahan Stabil Menghadapi China

MINGGU, 19 MEI 2024 | 11:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sehari jelang pelantikan, presiden terpilih Taiwan Lai Ching-te menyampaikan komitmennya untuk mencapai pemerintahan yang stabil dengan mempertahankan status quo dalam hubungan pulau itu dengan China.

Pria berusia 64 tahun ini akan melanjutkan kebijakan pendahulunya dari Partai Progresif Demokratik (DPP), Presiden Tsai Ing Wen dan memastikan bahwa Taiwan berperan penting di kancah global guna mempertahankan status quonya.

“Kami akan membicarakan pendekatan kami yang stabil dan mantap, melanjutkan landasan fundamental yang ditetapkan oleh Presiden Tsai,” ujar Lai dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat Reuters pada Minggu (19/5).


“Kami akan memastikan bahwa Taiwan memainkan peran yang sangat diperlukan dalam perekonomian global dan geopolitik sambil mempertahankan status quo dan bekerja sama dengan semua pihak untuk memastikan status quo tidak akan terkikis," tambahnya.

Selain pemerintahan yang stabil, Lai juga berjanji untuk lebih memodernisasi pertahanan Taiwan dan melanjutkan program pembuatan pesawat dan kapal militernya sendiri.

Kemenangan Lai tidak bisa diterima oleh China. Pria itu dituduh sebagai perusak perdamaian karena berusaha mempertahankan posisi Taiwan sebagai negara independen.

China mengatakan setiap langkah Taiwan untuk mendeklarasikan kemerdekaan formal akan menjadi dasar untuk menyerang pulau tersebut.

Pemerintah di Taipei mengatakan Taiwan sudah menjadi negara merdeka dan China tidak mungkin merubahnya.

Beberapa hari jelang pelantikan Lai, China terus meningkatkan aktivitas seperti melakukan serangan tiruan terhadap kapal asing di dekat Taiwan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya