Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Ingin Saingi YouTube, TikTok Uji Coba Video Berdurasi 1 Jam

SABTU, 18 MEI 2024 | 08:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Platform berbagi video China TikTok saat ini sedang menguji coba unggahan video berdurasi 60 menit, sebuah upaya nyata untuk menyaingi YouTube.

Dalam pernyataannya kepada TechCrunch yang dikutip Sabtu (18/5), TikTok mengatakan fitur tersebut saat ini hanya tersedia untuk sekelompok pengguna terbatas di pasar tertentu.

Dengan ide terbarunya TikTok tentunya dapat menarik beberapa pemirsa YouTube selain pemirsa reguler yang ingin mencari video berdurasi pendek untuk dilihat.


Belum jelas kapan platform milik ByteDance itu akan merilis fitur tersebut untuk publik.

Saat pertama kali diluncurkan, TikTok memiliki batas unggahan 15 menit (seperti yang dulu dilakukan YouTube), tetapi batas ini terus meningkat selama beberapa tahun terakhir.  

Perusahaan mengatakan bahwa mereka sering mendengar dari para pembuat konten yang menginginkan lebih banyak waktu untuk hal-hal seperti demo memasak, tutorial kecantikan, rencana pelajaran pendidikan, sketsa komedi, dan banyak lagi. Jadi inilah jawaban atas permintaan tersebut.

Menurut perusahaan, tujuan dari peningkatan batas waktu ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada pembuat konten untuk bereksperimen dengan jenis konten baru.

Hal ini juga membuka pintu bagi episode penuh acara TV untuk diposting ke platform.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya