Berita

Wakil Ketua Umum FPTI, Herry Heryawan (kiri) bersama atlet panjat tebing di Shanghai, China /Ist

Olahraga

FPTI Optimis Atlet Panjat Tebing Tambah Tiket ke Olimpiade Paris

JUMAT, 17 MEI 2024 | 17:44 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) berambisi memperbanyak atlet panjat tebing untuk berlaga di Olimpiade Paris 2024.

Salah satunya melalui IFSC Climbing Olympic Qualifier di Shanghai, China yang berlangsung pada 15 sampai 20 Mei 2024.

Dipimpin Wakil Ketua Umum FPTI, Herry Heryawan, ada sembilan atlet yang berlaga di Shanghai, tiga atlet wanita untuk nomor speed, empat atlet pria untuk nomor speed, dan dua atlet putra untuk nomor combined.


Herimen, sapaan Herry Heryawan optimis, para atlet yang dibawa akan menorehkan juara. Apalagi, seri Shanghai masuk dalam event kualifikasi Olimpiade Paris 2024.

"Kami optimis para atlet akan mengeluarkan seluruh potensi terbaik dalam kompetisi nanti. FPTI menargetkan emas pada nomor speed agar menambah poin untuk atlet Indonesia," kata Herimen dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/5).

Staf Khusus Mendagri ini menambahkan, saat ini Indonesia lewat cabang olahraga panjat tebing sudah memastikan dua nama yang masuk Olimpiade Paris 2024. Mereka adalah Desak Made Rita Kusuma Dewi di nomor speed putri dan Rahmat Adi Mulyono di nomor speed putra.

"Semoga di turnamen Shanghai, ada satu putra dan satu putri lagi mendapat podium emas agar kesempatan terbuka lebar untuk Indonesia," ujarnya.

Selain dalam turnamen di Shanghai, China, kontingen atlet FPTI masih berlaga di turnamen di Budapest, Hungaria. Nantinya poin dari dua turnamen ini akan diakumulasi, negara dengan poin tertinggi berhak menambah kuota atlet untuk Olimpiade.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya